Sabtu, 30 Maret 2019

3 TIPS AGAR TERLIHAT CANTIK LUAR DALAM
Cantik merupakan dambaan setiap wanita di dunia, cantik juga terbilang sebagai sifat yang relatif tergantung di sudut manakah orang itu memandang. Bagi seorang pria, memiliki sosok wanita yang cantik adalah yang diidamkan. Cantik secara proporsional maupun cantik secara dalam. Seperti hidung mancung, mata yang bulat, tubuh ramping semampai, bibir merona, kulit putih, dan cantik hatinya. Semua orang pun punya proporsi kecantikan masing-masing.
Tahukah kalian bahwa dalam agama islam, seseorang wanita dapat terlihat cantik menurut pandangan islam tanpa harus melakukan perawatan yang mahal dan tidak perlu menguras biaya yang banyak. Adapun tips agar terlihat cantik luar dan dalam menurut pandangan islam adalah:
1. Selalu menyempatkan diri untuk berwudhu
Keutamaan berwudhu merupakan salah satu cara yang dapat semakin memancarkan kecantikan dan ketampanan seseorang.
      2. Menebar senyum
Senyum tidak hanya menjadi simbol keramahan. Senyum dapat membuat seseorang terlihat cantik. Seseorang yang murah senyum juga cenderung lebih biasa bersosialisasi.
      3. Menghilangkan rasa sombong, iri dengki dan sifat pemarah
Hati yang baik akan memancarkan yang baik pada diri seseorang.


Itulah tadi sedikit tips dari saya untuk memperluas wawasan anda tentang rahasia cantik alami luar dan dalam. Semoga bermanfaat J

Rabu, 27 Maret 2019

ABOUT ME
Pada kesempatan awal ini, saya akan bercerita mengenai diri saya di blog ini, siapa tau ada kk manis yang ingin mengenal saya lebih dalam lagi(PDKT maksutnya), heheuheuheu :D
Yah, namaku adalah Qonitatin Wafiyah. Saya biasa dipanggil nita oleh teman-teman di sekolah, dan biasa dipanggil nitot oleh keluarga saya. Saya dilahirkan oleh emak saya tercintah di rumah bersalin belakang rumah saya pada tanggal 4 september tahun 1999. Saya merupakan anak pertama dari 3 anak yang dilahirkan emak.
Bapak saya bernama Anas Abdullah, akrab dipanggil anas, dan ibu saya bernama Surayatul Hasanah, atau akrab dipanggil Sur oleh tetangga dan teman-teman nya emak. Kami tinggal di kabupaten lamongan, tepatnya didesa weru kecamatan paciran. Yah, rumah kami terletak di tepi pantai desa weru RT/RW 004/003. 90% mata pencaharian warga di desaku adalah nelayan. Akan tetapi tidak bagi bapak, bapak lebih memilih kerja di darat dengan hasil yang sedikit daripada harus menjadi nelayan. “wong miyang iku gak enak, nek bengi bantalan ombak kemulan angin, nek awan iku klosoan ombak terpalan srengenge” begitulah ujar bapak saat aku tanya kenapa tidak memilih sebagai nelayan. Bapak lebih memilih bekerja sebagai tukang kayu (membuat atau memperbaiki perahu nelayan yang rusak). Dan emak memilih bekerja sebagai pedagang rujak di samping rumah.
Aku mengawali jenjang pendidikanku di TKM 17 Mathlabul huda weru, dan melewati masa balitaku dengan bahagia selama 3 tahun disana. Lalu aku melanjutkan jenjang pendidikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertamaku di madrasah yang kebetulan satu yayasan juga dengan tk ku. Aku lulus pendidikan sekolah dasar pada tahun 2010, dan lulus pendidikan menengah pertama pada tahun 2014. Tak hanya sampai disitu niatanku untuk menimba ilmu, aku berfikir untuk berhijrah atau bersirkulasi agar aku bisa merasakan hawa kota lain. Yah aku memilih kota angin untuk pertama kali nya aku pergi berhijrah. Di MAN 2 Nganjuk tepatnya, aku melanjutkan masa pendidikan menengah atasku. Selama 3 tahun disana aku merasa bahagia dan enjoy-enjoy aja. Pada tahun 2017 aku merasa dilema yang amat dalam, aku harus memilih mau kemana arah tujuan masa depan ku tembakkan.  Bisa dibilang tahun 2017 adalah tahun galau-galu nya bagiku, karena pada tahun itu aku sedang ditolak PTN yang kudamba-damba sedari masih duduk di bangku smp. “gimana gak ditolak, lah kamu aja semangat belajarnya turun”. “gimana semangat belajarku gak turun, lah doi aja tega banget ninggalin aku” L. Dan akhirnya aku pilih pulang ke kampong halaman, dan melanjutkan studi S1 ku di Universitas Qomaruddin ku tercintah, Alhamdulillah J
Demikian biografi singkat mengenai aku, jika kalian masih penasaran tentang bagaimana aku, NGOPI yuk bareng aku J